Mengenai Saya

Foto saya
DKI Jakarta dan sekitarnya, Indonesia
Seorang yang masih jauh dari sempurna, yang terus belajar dan berusaha untuk jadi yang terbaik (setidaknya untuk seseorang yang mengenalku)

Selasa, Juli 22, 2014

catatan 13112009 "Berbungkus Koran [kenangan menjelang Iedul Fitri]"


https://www.facebook.com/notes/tubagus-alvin-harandi/berbungkus-koran-kenangan-menjelang-iedul-fitri/200118151059

Bungkusan itu tampak lusuh, hanya berbungkuskan koran. Masing-masing 1 nama tertulis di bungkusan itu.
Akupun tau kalo bungkusan itu pasti berisi baju, sepertinya hanya mengulang hal yang sama seperti tahun sebelumnya. Meskipun demikian aku selalu mencari apakah namaku ada dalam salah satu bungkusan. Setelah aku tau ada, lega rasanya; Tinggal menunggu namaku dipanggil.

Namaku telah dipanggil dan aku ambil bungkusanku, lalu kucari tempat agak lega dan menyendiri untuk membukanya. Aku punya alasan tersendiri untuk hal tersebut; yaitu untuk lebih bisa menyikapi isi bungkusanku, jujur saja kadang isinya kurang sesuai dengan apa yg diinginkan. Namun demikian aku adalah seseorang yg menghargai suatu pemberian, aku akan tetap pakai baju tersebut apapun adanya di hari lebaran nanti.

Huf.., entah berapa lama masa itu telah terlewat, dan jangan tanyakan aku tentang baju terakhir yg aku terima dari bungkusan itu, karena akupun telah lupa tentang apa dan dimana. Mungkin aku lalai tentang hal ini, tentang menympan kenangan baju terakhir.

Setiap waktu kita adalah cerita dan sebuah kenangan akan berharga saat kita merefleksikan diri ke masa lalu. Semuanya terangkum dalam pigura besar dengan hiasan benda-benda yg penuh rasa emosional. Namun demikian sering benda emosional tersebut justru sering disiakan dan hal tersebutlah yg membuat jadi indah karena hanya mampu di nikmati dengan ingatan, berbeda dengan benda2 koleksi yg berharga namun tidak memiliki nilai emosional.

Ingatkan aku tentang senyum keluargaku
Ingatkan aku tentang mencintai keluargaku
Ingatkan aku bila aku merasa cukup berbuat baik untuk keluargaku
Karena semua itu tidaklah cukup dengan bersabar
Agar ulat kecil menjadi kupu-kupu yang indah

Nb:
Semua ini bukan soal baju atau bungkusan koran, tapi tentang suatu malam yg indah, dimana semua bersuka cita dan menikmati dinginnya malam dengan suatu kehangatan keluarga besar. Hal kecil adalah pengantar untuk hal besar yg sering tidak kita sadari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar