Mengenai Saya
- Tubagus Alvin Harandi
- DKI Jakarta dan sekitarnya, Indonesia
- Seorang yang masih jauh dari sempurna, yang terus belajar dan berusaha untuk jadi yang terbaik (setidaknya untuk seseorang yang mengenalku)
Rabu, Maret 18, 2009
Jalan Yang Panjang
Jalan lurus yang panjang
Namun ku tempuh dengan berbelok berkali-kali
Untuk tau siapa aku
Dibentangkan tuhan jalan di hadapanku
Jalan yang mudah untuk dilalui
Namun ku tempuh dengan kepayahan
Untuk tau seberapa mampu aku
Kini aku sampai di ujung jalan itu
Kini jurang lebar membentang
Semoga aku tidak lelah setelah berkelok
Semoga aku tidak lelah setelah kepayahan
Aku akan melompat sejauh yang aku bisa
Dengan kepastian yang aku temukan di jalan panjang
Aku tidak boleh ragu
Karna ragu menjatuhkan
Doakan aku hai umat tuhan
Doakan aku agar jadi lebih baik setelah ini
Cukup sudah kurasakan jatuh dan sakit
Kali ini aku tidak mau mencoba dalamnya jurang
Rabu, Maret 11, 2009
Ketika Harus Memilih
Aku tidak bisa memilih, memilih sulit bagiku
Aku hanya mau jadi diriku dan itu seharusnya
Aku manusia yang ingin bebas
Tanpa sangkar bak malam ini
Aku pikir aku sudah lakukan yang terbaik
Ternyata salah hasilnya
Penilaian tiap orang berbeda
dan jatuhkan vonis sesuka
1 salah bunuh 1000 benar
Noda yang dibawa sampai mati
Hanya pandangan berbeda
Pola pikir haruskah dipaksakan
Bentanganmu memang indah, ku akui itu
Taklukan jalan terjal juga ku akui
Apa daya aku ta' punya kuasa
Itu sudah sebisaku saat ini
Mungkin semua menistakanku dan aku biar saja
Aku bukan pembantah, tolong jangan kau injak
Noda itu tidak bisa hilang
Semoga aku salah duga tentang ini
Rabu, Maret 04, 2009
Jadikan Itu
Aku hanya bisa tertawa, betapa pembualnya aku hari ini
Aku hanya bisa menangis, betapa pendustanya aku hari ini
Untuk aku yang selalu berlimpah pujian, semakin membuatku nista
Untuk aku yang selalu bersedih, semakin membuatku mengerti
Semua harus berganti, sebelum aku menyesal
Semua harus kubuktikan agar naif untuk dustaku
Tapi aku betah tertahan
Tertahan dengan semua kebanggaan yang semu
Padahal aku bukan siapa-siapa tanpanya
Tuhan hentikan sesaat pujian-pujian itu, agar aku ingat…!
Tapi jangan engkau cabut indahnya dariku, karna aku suka pujian itu
Jeda saja sesaat, layaknya film yang tidak laku
Aku yang tertahan, aku yang luka
Aku yang berjalan, aku yang lebih baik
Bantu aku berganti supaya jadi lebih baik
Bantu aku menapak agar lebih yakin tentang itu
Aku orang yang buta tanpamu, aku tidak bisa lihat tandamu
Aku orang yang terus menunggu, tanpa tau sudah berlalu
Jangan bosan denganku yang bodoh, karna aku mau belajar
Ajari aku melihat dan bantu menggenggamnya, aku pasti bisa
Dan berderulah ombak-ombak, perjamuan dimulai
Saat semua jadi milikku, semua milik untukku
Agar aku tersenyum dengan lepas di hari yang sangat damai, tanpa perang yang ku inginkan