Aku selalu merasa sempurna dibandingkannya hanya karena 1 kesalahan besarnya.
Aku merasa benar atas prilakuku juga karena kesalahannya.
Tanpa kusadari kini semua sudah berbeda.
Aku kini jadi seorang pengecut yang selalu menutupi salahku dengan kesalahan besarnya.
Entah sejauh mana aku telah menyakitinya dengan semua kesalahan yang kuanggap tidak lebih besar dari kesalahannya.
Saat aku berbuat kesalahan besar kini aku sadar.
Kini aku tau rasanya tak termaafkan diri sendiri.
Aku menyesal tiada guna dan berharap bisa memperbaiki meskipun kesalahan itu tidak termaafkan.
Dan lainnya, ternyata akupun berbuat kesalahan besar dengan menumpukkan padanya semua salah kecilku yang kini menggunung.
Sesungguhnya kini kesalahanku telah melampauinya.
Kata orang mudah meminta maaf tapi sulit memberikannya, itu kurang tepat. Kadang mudah seorang berkata memaafkan dan beri kesempatan ke-2, tapi apakah kau sudah berlega hati bila teringat sebuah kesalahan orang lain padamu..? Sesungguhnya saat hatimu masih teriris saat mengingat suatu kesalahan orang lain, maka kamu belum memaafkannya dengan penuh. Semua orang berhak untuk kesempatan ke-2 dan janganlah kamu merasa lebih baik darinya. Karena bisa jadi dia telah berubah untuk mengobati lukamu, namun kamu justru jadi congkak karena kesalahannya.
Maafkan..!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar